Jumat, 15 April 2011

Modifikasi motor Jap Style


  Seperti yang kita ketahui, negara Jepang adalah negara produsen motor terbesar di dunia dengan merk-merk motor yang sudah kita kenal dan banyak terdapat disini seperti Honda, Yamaha, Suzuki dan Kawasaki. Bukan hanya motor-motornya yang laku keras di Indonesia tetapi juga aliran modifikasinya cukup digandrungi di Indonesia yaitu, Jap Style. Motor keluaran terbaru bukan menjadi pilihan utama untuk dimodifikasi, tetapi malah motor lawas lah yang banyak menjadi pilihan para penikmat motor aliran Jap Style ini, dan tidak tertutup kemungkinan motor-motor keluaran pabrikan non Jepang untuk dimodifikasi dengan aliran ini (asal dananya mencukupi :p).
     Selera modif aliran ini sudah dikenal sejak tahun 1990an di Husibuya Tokyo Jepang dengan sebutan Braddty Style. Dalam perkembangannya Jap Style memiliki beberapa aliran seperti Braty Style, Street Tracker, Flat Tracker, Japanese South Carolina dan juga Cafe Racer.


    Cukup banyak modifikator jap style, di SurGanya Biker salah satunya. Modifikator yang akrab dengan panggilan om Ilham ini sudah mempunyai pengalaman lebih dari 1 tahun dan sudah 46 motor yang dia hasilkan. "Dimensi rangka yang pendek, tangki kecil, jok pendek, serta jarak antara ban depan dan belakang lebih panjang dari rangka adalah ciri motor aliran jap style." Jelas pria subur ini.

Motor ibarat jati diri sang pengendaranya yang mana jati diri tiap-tiap orang berbeda-beda. Untuk itulah maka om Ilham membuat sendiri part-part yang akan disatukan di motor seperti tangki bensin, kick starter, tutup bensin, sampai rangka motornya dengan bahan-bahan stainless, kuningan dan plat. Sehingga hasil modifikasi di tiap-tiap motor berbeda sesuai dengan keinginan sang empunya.

  Untuk motor dibawah 200cc membutuhkan dana 6,5 juta rupiah all in. tangki, velg, ban, jok, pengecatan dan sebagainya sudah termasuk di 6,5 juta ini. Apakah harganya bisa dinego? "gue gak mau nurunin kualitas hasil modifikasi gue dan gak mau membuat suatu perbedaan antara hasil modifikasi murah dan modifikasi mahal yang nantinya akan menimbulkan kasta diantara pengendaranya. harga 6,5 juta memang tidak bisa dinego lagi tapi bro bisa nego term of payment-nya alias bisa dicicil" terang om Ilham. Untuk motor lokal diatas 200cc akan dikenakan biaya 8,5 juta all in. Atau untuk motor-motor non lokal seperti Norton, Harley, dan lain-lain biayanya antara 12,5 juta sampai 20 juta.


 sumber:
silahkan cek

0 komentar:

Poskan Komentar